WARIS MENURUT ISLAM

souce: baltyra.com

source: baltyra.com

Ini merupakan pembahasan yang sensitif, karena menyangkut harta dan keluarga. Mengapa kita perlu belajar waris? Salah satu alasan utamanya adalah menghindari perpecahan keluarga..! Betul, sudah banyak cerita keluarga pecah karena harta warisan. Kakak beradik berantem karena menginginkan harta yang sama. Saling gontok-gontokan, berkelahi sampai ke pengadilan.

Dalam tulisan ini kita hanya membahas waris menurut Islam, banyak yang bilang ribet, tapi pada prinsipnya jika anda seorang muslim, maka posisi anda baik sebagai istri atau ibu, sebagai seorang suami atau ayah, atau sebagai seorang anak, maka anda perlu tahu dan mengerti bagaimana hukum waris menurut Islam agar tidak ribut dikemudian hari. Karena ketentuan ini sudah tertulis dalam Al-Quran.

Kalau dilihat dari kelompok ahli waris, maka ada dua kelompok ahli waris, yaitu:

  1. Berdasarkan hubungan darah:
    1. Golongan laki-laki, terdiri dari: ayah, anak laki-laki, saudara laki-laki, paman dan kakek.
    2. Golongan perempuan, terdiri dari: ibu, anak perempuan, saudara perempuan dari nenek.
  2. Berdasarkan hubungan perkawinan:
    1. Duda
    2. Janda

Ada juga yang bisa menjadi penghalang, kalau misalnya si ahli waris membunuh atau mencoba melakukan pembunuhan terhadap pemberi waris atau menganiaya berat, yang semuanya terbukti berdasarkan keputusan pengadilan, maka terhalanglah ahli waris tersebut untuk menerima warisan. Misalnya si anak membunuh ayahnya untuk menguasai seluruh harta warisan, singkat cerita ketangkep polisi, kemudian di adili (ini bukan cerita mafia seperti di film), maka jika terbukti di pengadilan, maka si anak tidak berhak mendapatkan hak warisnya.

Berapa besar bagian dari ahli waris, bisa kita lihat dari summary di tabel di bawah ini.

TABEL AHLI WARIS DAN BAGIAN WARIS HUKUM WARIS ISLAM MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM (KHI)

Oleh: Nasichun Amin, M. Ag (Penghulu Muda di KUA, Kec. Gresik)

sumber: http://www.bimoprasetio.com/dokumen/web-bimo-tabel-ahli-waris-dan-bagian-waris-khi.pdf

source: source: http://www.bimoprasetio.com/dokumen/web-bimo-tabel-ahli-waris-dan-bagian-waris-khi.pdf

Sebagai ilustrasi, misalnya seorang suami/ ayah wafat meninggalkan seorang istri dan 2 anak, maka istri yang ditinggalkan berhak mendapatkan 1/8 dari total hartanya, jika ada 2 orang anak, 1 laki-laki dan 1 perempuan, maka bagian anak laki-laki adalah dua berbanding satu dengan anak perempuan. Misalnya sang suami/ayah meninggalkan warisan uang Rp. 8 Milyar, maka sang istri berhak mendapatkan 1/8 dari Rp. 8 Milyar, yaitu Rp. 1 Milyar. Sisanya Rp. 7 Milyar dibagi untuk kedua anaknya. Anak-anaknya dihitung 3 (karena bagian anak laki-laki dihitung 2 dibanding 1 anak perempuan), sehingga anak laki-lakinya mendapat 2/3 x Rp. 7 Milyar yaitu Rp. 4,67 M, sedangkan anak perempuan nya mendapat 1/3 x Rp. 7 Milyar yaitu Rp. 2,33 Milyar. Nah gak ribet kan ternyata….

 

Catch me: @rizalplanner

Email: rizal.plannerindo@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s