NABUNG BERHADIAH, MENGUNTUNGKAN KAH?

MAU GADGET X6 GRATIS?

CUKUP NABUNG Rp. 250 RIBU…!

gadget 6 black

Iklan di atas mungkin sering anda lihat di media-media cetak maupun online. Tapi di balik penawaran tersebut anda harus tahu berapa nilai uang yang anda dapatkan pada akhirnya untuk mendapatkan gadget tersebut.

Jika di baca terms and conditions nya, nasabah akan mendapat Gadget X6 (sebut saja begitu, tanpa harus menyebut merk tertentu) tersebut dengan menabung secara rutin sebesar Rp. 250 ribu setiap bulannya selama 10 tahun, plus setoran awal yang juga cukup besar yang nilainya kurang lebih sama dengan harga Gadget X6 tersebut. Kalau sudah setor, maka anda berhak mendapatkan gadget tersebut di awal. Tapi jika dikemudian hari anda sebagai nasabah lalai menyetor rutin atau berhenti di tengah jalan, maka dana yang sudah ada akan dipotong sebagai penalty dari kelalaian anda atau karena di break di tengah jalan.

Ini bukan produk tabungan berhadiah karena mendapat undian, tapi penawaran tabungan berhadiah berjangka dimana kita sebagai nasabah harus menyetor uang secara rutin setiap bulannya (biasanya di debit secara otomatis) dengan perjanjian tidak boleh lalai menyetor dan tidak boleh di break selama periode perjanjian tersebut. Produk tabungan berhadiah berjangka dengan iming-iming hadiah di depan, seperti gadget, laptop, camera, console game, sampai voucher belanja.

Kalau dihitung nilai uang anda menurun karena seiring waktu nilai uang anda akan tergerus termakan inflasi dan kenaikan biaya hidup.

Ilustrasinya kira-kira sebagai berikut:

Misalnya anda sebagai nasabah membuka tabungan berhadiah berjangka dan setuju untuk menabung selama 10 tahun dengan setoran tiap bulan Rp. 250.000 (dua ratus lima puluh ribu Rupiah) dan setoran awal (iya, anda harus menyetor terlebih dahulu) Rp. 7.900.000 (tujuh juta sembilan ratus ribu), otomatis anda akan mendapatkan gadget mutakhir yang anda inginkan (misal Gadget X6 tersebut). Diperkirakan nasabah akan mendapatkan Rp. 39.150.000 pada saat jatuh tempo yaitu akhir tahun ke 10.

Dari ilustrasi di atas, yuk coba kita hitung, asumsi bunga tabungan berhadiah berjangka tersebut 1% per tahun, sementara tingkat inflasi menurut data BPS 6.5%-7.5% per tahun, kenaikan harga-harga riil kalau kita cek di pasar bisa naik rata-rata sekitar 15% per tahun. Artinya nilai tabungan anda minus 14% per tahun. Kalau uang yang diterima Rp. 39.150.000 di tahun ke-10 dihitung dengan nilai sekarang, maka nilainya sama dengan Rp. 13,1 juta. Artinya dalam 10 tahun nilai uang yang sama hanya bisa mendapatkan barang seharga Rp. 13,1 juta (nilai saat ini). Hmm..,sakitnya tuh di sini…:).

So ternyata, nilai akhir dari uang yang terkumpul selama 10 tahun demi mendapatkan gadget tidak se-fantastis mimpinya. Bisa jadi gadgetnya juga sudah usang.

Saran saya sebagai financial planner, gunakan cash, jika tujuan anda beli gadget, kumpulkan cash selama 3-4 bulan (jauh lebih cepat dari menabung 10 tahun kan..) kemudian langsung dibelikan barang yang anda inginkan. Sehingga tidak timbul kewajiban atau hutang. Yang kedua, jika tujuan anda untuk berinvestasi, gunakan instrument investasi.

 

Catch me:@rizalplanner

Email me: rizal.plannerindo@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s