DIMANAKAH POSISI KITA?

source: sundaytime.lk

source: sundaytime.lk

Setiap awal tahunnya, setiap akhir bulan Februari dan bulan Maret, perusahaan yang Go Public akan mempublikasikan laporan keuangannya di media. Mereka akan memperlihatkan kinerja mereka selama periode sebelumnya (misal: per 31 Desember 2014) dibandingkan dengan periode sebelumnya lagi (misal: per 31 Desember 2013). Untuk perusahaan mengetahui posisi keuangan, mereka gunakan balance sheet. Neraca atau balance sheet menggambarkan laporan posisi keuangan yang berisi harta (asset) dan kewajiban pada pihak lain (liabilities) pada tanggal tertentu.

Kita pun sebagai individu bisa men-treat diri kita dengan mempunyai neraca pribadi. Kita akan mengetahui apakah aset kita akan bertambah atau malah hutang kita yang bertambah dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya.

Tentu kita harus meng –investarisir semua aset dan kewajiban (hutang-hutang) kita, misalnya periode sebelumnya: 31 Desember 2014 (T) dibandingkan dengan periode sebelumnya lagi: 31 Desember 2013 (T-1).

Formatnya lebih sederhana dibandingkan dengan format laporan keuangan perusahaan. Pos-pos yang dimasukkan ke dalam aset sesuai dengan kepemilikan harta kita dan pos-pos di kewajiban sesuai dengan jumlah hutang kita.

Contoh:

NERACA KEUANGAN
PRIBADI
per 31 Desember 2014
31-Des-2014 31-Des-2013 31-Des-2014 31-Des-2013
Aset Kewajiban
Aset lancar Hutang Jangka Pendek
Tabungan xxx yyy Kartu kredit Xxx yyy
Reksadana xxx yyy KTA Xxx yyy
Deposito xxx yyy Hutang Jk. Pendek lainnya Xxx yyy
Saham xxx yyy
Nilai Tunai Asuransi xxx yyy
Emas perhiasan xxx yyy
Logam Mulia (LM) xxx yyy
Total Aset Lancar xxx yyy Total Hutang Jk Pendek xxx yyy
Aset tidak lancar Hutang Jangka Panjang
Rumah xxx yyy Hutang KPR xxx yyy
Apartemen xxx yyy Hutang KPM xxx yyy
Mobil xxx yyy Hutang KPA xxx yyy
Tanah xxx yyy Hutang Jk Panjang lainnya xxx yyy
Total Aset Tetap xxx yyy Total Hutang Jk Panjang xxx yyy
TOTAL ASET xxx yyy TOTAL KEWAJIBAN xxx yyy

Aset

Dari contoh di atas, yang termasuk aset lancar adalah aset yang likuid, cepat dan mudah pencairannya, seperti: kas, tabungan, deposito, emas, reksadana, saham.

Sedangkan aset tidak lancar, adalah aset yang kalau di jual butuh waktu. Di catat dengan nilai di jual kembali ketika kita butuh uang, misalnya rumah, apartemen, mobil, tanah dan sejenisnya.

Total Aset = Total Aset lancar + Aset tidak lancar.

Kewajiban

Kewajiban jangka pendek adalah hutang yang pelunasannya kurang lebih sampai setahun, misalnya: hutang kartu kredit, KTA.

Kewajiban jangka panjang adalah hutang yang pelunasannya lebih dari 1 tahun, contohnya: hutang kepemilikan rumah (KPR), hutang kepemilikan mobil (KPM), hutang kepemilikan apartemen (KPA).

Total Kewajiban = Total Kewajiban jangka pendek + kewajiban jangka panjang

Net Worth

Sedangkan untuk melihat total kekayaan bersih (net worth), dapat dihitung selisih antara total aset dikurangi dengan total kewajiban.

Kekayaan Bersih: Total Aset – Total Kewajiban

At the end, jika sudah tahu berapa net worth kita pada tahun 2014 (T), maka jika dibandingkan dengan net worth tahun 2013 (T-1), kita akan tahu dimana posisi kita terakhir, apakah naik atau turun dalam 1 tahun.

Catch me:@rizalplanner

Email     : rizalplannerindo@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s