Change of Email Address

pic source: michigan.gov

pic source: michigan.gov

Dear Readers,

Tulisan ini sebagai pemberitahuan bahwa email sebelumnya rizal.planner@gmail.com sudah TIDAK aktif dan selanjutnya email yang BARU adalah rizal.plannerindo@gmail.com

So guys, kalau ada pertanyaan, inquiries, atau sekedar sharing silakan kirim ke email yang baru

Salam

rizal.plannerindo@gmail.com

 

 

Review Buku: Real Estate Riches by Dolf de Roos, Ph.D

pic source: judyoz.com

pic source: judyoz.com

 

Pengarang buku ini seorang Kiwi (sebutan khusus untuk orang New Zealand), Dolf De Roos namanya. De Roos mengasosiasikan bukunya  dengan Robert Kiyosaki, pengarang buku Rich Dad Poor Dad, seri dari “Rich Dad Advisor™”, warna cover nya pun ungu hitam, mengikuti tema cover buku Kiyosaki. Di dalamnya juga ada pengantar dari Kiyosaki. De Roos adalah seorang Ph.D di bidang electrical engineering, yang tidak pernah kerja pada orang. Menurut ceritanya, de Roos pernah ditawari pekerjaan dengan gaji sebesar US$ 32.000 setahun, tapi ditolaknya, karena seminggu sebelumnya dia sudah deal transaksi real estate senilai US$ 35.000. De Roos bilang kalau dalam seminggu bisa dapat US$ 35000, ngapain harus kerja setahun untuk uang yang lebih kecil US$ 32.000?

Ada beberapa poin yang ingin De Roos highlight dalam bukunya:

  1. The 100:10:3:1 rule

Maksudnya De Roos kalau kita sedang mencari properti, carilah 100 unit properti, kemudian buatlah penawaran untuk 10 unit, selanjutnya cobalah cari pendanaan untuk 3 unit dan akhirnya anda hanya akan beli 1 unit. ‘Cari’ disini maksudnya inspeksi secara fisik unit dari masing-masing properti tersebut.

  1. Ignore biaya broker dan komisi untuk simplicity.

Menurut saya kalau kita jual properti melalui broker, paling tidak 2%-3% dari nilai transaksi harus kita keluarkan sebagai komisi. Komisi ini tetap harus diperhitungkan. Selain itu biaya transaksi properti sangat signifikan, seperti pajak yang harus dibayar oleh pembeli dan penjual, biaya notaris, dll.

  1. KPR memberikan leverage yang lebih tinggi dari pada membeli saham dengan fasilitas margin.

Besar bunga fasilitas margin lebih tinggi dari bunga bank, semakin lama uang ditahan semakin besar pula bunga yang harus dibayarkan. Poin ini terkait dengan besar bunga dan jangka waktu KPR vs fasilitas.

  1. Biaya sewa meng cover biaya-biaya yang terkait properti.

De Roos bilang bahwa kalau kita beli properti dengan bijak dan menyewakannya, maka uang sewa tersebut akan meng cover biaya-biaya yang timbul seperti cicilan, biaya pemeliharaan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Menurut saya jika kita bandingkan harga sewa sekitar 3%-5% per tahun, sementara biaya bunga cicilan KPR per tahun 12%-15%, maka sangat jarang harga sewa dapat mengcover biaya-biaya yang timbul, seperti biaya bunga cicilan KPR tersebut.

  1. Penjual harus meng hire appraiser.

Appraiser dibutuhkan jika bank atau perusahaan pembiayaan dibutuhkan dalam transaksi ini. Sementara itu di lain sisi, seorang investor harus lebih jeli dari appraiser itu sendiri. Sang investor harus lebih kenal medan.

  1. Membandingkan saham dengan real estate

De Roos ingin mencoba membuktikan bahwa real estate lebih baik daripada saham, karena harganya yang sangat berfluktuasi dibandingkan harga real estate.

  1. Hanya dibutuhkan common sense untuk berinvestasi di properti.

Padahal menurut Matius Yusuf, Direktur Pemasaran dari Agung Podomoro – salah satu perusahaan properti di tanah air, perlu ilmu yang memadai, kecepatan dan ketajaman dalam berpikir dan bertindak untuk membeli suatu properti. Artinya sang investor perlu dibekali ilmu manajemen keuangan, hukum yang terkait properti, perpajakan, asuransi dll.

  1. De Roos bilang, anda akan mendapatkan feel harga dari suatu properti setelah me’lihat’ beragam properti.

 

Tidak semua poin bisa di aplikasikan menurut saya, jadi tinggal bagaimana kita ambil yang related saja.

 

 

Catch me     : @rizalplanner

Email             : rizal.planner@gmail.com

 

Tags: financial planner, perencana keuangan, properti, Real Estate Riches, Real Estate, Dolf de Roos, buku properti.