MENGAPA ANDA PERLU MEMBUAT SURAT WASIAT?

pic source: attwoodmarshall.com.au

pic source: attwoodmarshall.com.au

Tanggal 3 Maret 2014, tepat setahun berpulangnya neneknda tercinta. Neneknda yang sangat dekat di hati kami para cucunya, termasuk saya. Rasanya waktu cepat sekali berlalu, kejadiannya seperti kemarin sore saja. Masih ingat dalam ingatan, betapa sedihnya saya menurunkan jasad beliau ke liang lahat, meng-adzankan, sampai mengurug kembali tanahnya.

Yang bisa saya lakukan sekarang adalah mengirimkan doa Al fatihah. Selain itu mengunjungi makam almarhumah. Mengunjungi makam seperti mengingatkan diri kita sendiri, just like self-reminder, bahwa suatu saat kita akan menuju ke sana.

Tulisan ini mengingatkan saya sebagai manusia bahwa kejadian kematian di sekitar kita sangat dekat dan bisa terjadi kapan saja. Untuk itu kepada anda semua para orang tua, hendaklah buat surat warisan sekarang. Tidak usah nunggu sampai anda menjadi sangat tua, sekarat dan sedang di ruang ICU. Mumpung lagi sehat masih bisa baca tulisan ini. Ini bukan untuk nakut-nakutin atau lebay, tapi sebagai tindakan preventif dalam hal keperluan perencanaan keuangan yang matang bagi anda dan keluarga, agar kelak jika anda para orang tua dipanggil menghadapNya, tidak akan terjadi keributan atau konflik di dalam keluarga anda, anak-anak saling gontok-gontokan karena memperebutkan harta warisan anda. Sebagai informasi, saat ini risiko terkena stroke dua kali lebih besar terjadi pada umur 55, sekalipun demikian stroke bisa menyerang pada umur berapapun dan seperempatnya terjadi pada usia di bawah 55 (sumber: data statistik US Centers for Disease Control and Prevention).

Mengapa kita perlu membuat wasiat?

Pertama, wasiat menurut Islam adalah tindakan seseorang memberikan hak kepada orang lain untuk memiliki sesuatu baik berupa benda atau manfaat secara sukarela (tabarru’) yang pelaksanaannya ditangguhkan setelah peristiwa kematian orang yang memberi wasiat.

Kedua, bahwa pembagian harta warisan dalam Islam harus dibagikan secara adil dan berdasarkan syariat Islam, yang dalam hal ini telah tercantum dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) maupun Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHP), hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi perpecahan dan pertumpahan darah di lingkungan keluarga.

Ketiga, bahwa wasiat atau surat wasiat itu mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam pembagian harta warisan menurut Islam, karena untuk menjaga kemaslahatan umat dan menjaga agar harta warisan itu tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak baik, seperti judi, mabuk, minum-minuman keras, dan lain sebagainya.

Bagaimana cara membuatnya? Tidak cukup hanya lisan saja, wasiat itu sendiri dalam bentuk akte atau surat yang di tandatangani pewaris, oleh karena itu perlu bantuan notaris dalam hal ini. Kalau untuk perhitungan pembagiannya bisa juga ditanyakan ke financial planner.

So.., sudahkah anda buat surat wasiat anda?

Catch me: @rizalplanner

Email me: rizal.planner@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s