Bagaimana Perencanaan Keuangan Diperlukan Dalam Tahapan Kehidupan?

souce:blog.nsbank.com

source:blog.nsbank.com

Dalam hidup ini ada tahapan-tahapan yang akan dilalui oleh seseorang, mulai dari kecil sampai pensiun kelak. Dari perspektif financial planner, setiap tahapan kehidupan tersebut ada perencanaan keuangan yang mesti dipahami dan direncanakan.

Tahapan kehidupan tersebut sebagai berikut:

  1. Masa belajar, ini dimulai dari kita TK sampai kuliah, lazimnya masih tergantung pada orang tua atau wali kita. Tahap ini kita belum produktif, dimana biaya menjadi concern utama. Mencari pembiayaan atau beasiswa dan berbagai potongan harga selama berstatus pelajar / mahasiswa.
  2. Masa awal menikah, setelah mulai bekerja dan mempunyai penghasilan sendiri, maka mulailah tahapan kehidupan baru untuk menikah, saat-saat seperti ini, anda mulai berpikir untuk membeli rumah atau apartemen sendiri, investasi, perlunya asuransi kesehatan serta simpanan untuk masa depan
  3. Masa berkarir, setelah menikah, maka mulailah era tahapan berkarir atau bagi anda yang memulai usaha sendiri, berusaha keras untuk membesarkannya.
  4. Masa berkeluarga dengan anak-anak, dalam tahap ini perencanaan keuangan diperlukan, mulai dari mengatur budget keuangan keluarga, mengurangi beban hutang, beli asuransi tambahan, persiapan biaya sekolah anak-anak, sampai cara penghematan pajak.
  5. Masa pensiun, dalam tahap ini, orang ingin menikmati hasil dari apa yang telah diinvestasikan sebelumnya, idealnya agar selain waktu yang leluasa, dana juga memadai.  Selain itu perlu persiapan pendistribusian kekayaan, bahasa kerennya estate planning alias bagi-bagi warisan, ini juga mesti di persiapkan, agar tidak ada keributan dikemudian hari hari, jangan sampai anda bangkit dari kubur, gara-gara anak-anak anda meributkan warisan anda…(antara lebay dan kenyataan..)

Kelima tahapan kehidupan di atas, masing-masing memerlukan perencanaan keuangan tersendiri, misalnya pada saat masa berkeluarga. Bagaimana pada saat yang sama anda harus berinvestasi untuk anak-anak anda sekaligus membiayai orang tua anda, paralel di lain sisi membeli asuransi yang dibutuhkan untuk anda dan keluarga, membayar hutang-hutang anda, serta mempersiapkan dana pensiun anda. Untuk itulah perencanaan keuangan yang matang diperlukan agar hal-hal yang menjadi prioritas dapat dilakukan.

So which stage are you at?

source:scary-picture.feedio.net

source:scary-picture.feedio.net

Catch me:@rizalplanner

Email me: rizal.planner@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s