Pensiun? Gimana nanti atau nanti gimana?

pension jar

 

Memang rejeki itu sudah ada yang ngatur, kalau sudah rejeki gak akan kemana. Rasanya kalimat seperti itu sering kita dengar ya. Jadi kalau untuk pensiun pun kita sudah yakin nanti pasti ada rejekinya. Atau kalau keburu meninggal duluan, ya gak usah pusing mikirin pensiun. Umur rahasia Tuhan, kalau di kasih umur panjang sampai setelah pensiun, maka kita sudah siap dengan rencana pensiun kita. Semakin muda kita  memulai persiapan pensiun semakin baik.

Salah seorang teman main tenis saya yang sudah senior, > 65 tahun, pernah bilang ke saya, “….dulu saya waktu masih muda sudah mikirin ntar pensiun mau ngapain ya..?” tapi waktu itu teman-teman seusia di kantor sering ngeledek saya, “..ngapain mikirin pensiun, nikmatin saja hidup yang sekarang, pensiun, gimana nanti aja…”. Nah, kemudian terbukti, setelah pensiun, teman-teman si senior ada yang kerja jadi tukang ojeg, ada yang tidak bisa kerja lagi karena sakit-sakitan sementara biaya berobat tidak cukup dari uang pensiun, dan berbagai macam cerita perih lainnya.

Bagi anda yang pekerja profesional, perusahaan akan menyisihkan sebagian dana dari gaji anda untuk disisihkan sebagai dana pensiun. Dalam Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Program Jaminan Pensiun, pemerintah menetapkan uang jaminan pensiun “hanya” sebesar 8%, rinciannya anda sendiri harus menyumbang 3% dari total gaji, sementara perusahaan 5% sebagai pemberi kerja. Sementara untuk kebutuhan hidup pensiun anda nanti, jika anda menyisihkan 10% dari gaji, maka pada saat pensiun hanya akan mencukupi 40% dari gaji terakhir, artinya standar hidup sederhana. Jika iuran pensiun 15% dari total gaji, maka manfaat pensiun hanya 70% dari gaji terakhir, dan jika iuran pensiun 20% dari total gaji, maka manfaat pensiun sampai 90% dari standar hidup anda sekarang.

Dengan adanya aturan baru tersebut di atas yang “hanya” 8%, tentu manfaat pensiun yang akan diterima nanti oleh pekerja akan lebih kecil dari 40% kan? Standar hidup pensiun super sederhana. Oleh karena itu kita sendiri harus menyiapkan pensiun kita.

Apa saja yang harus anda siapkan?

Pertama, kalau dari sisi dana tentu anda harus menyisihkan extra dana untuk kebutuhan pensiun tersebut, agar pensiun gak super sederhana. Anda bisa pilah-pilih instrument investasi apa yang  akan anda gunakan, karena tujuan anda untuk pensiun, tentu jangka panjang, instrument di financial market, seperti reksadana saham atau saham bisa jadi pilihan. Atau kalau anda sudah cukup dananya, belilah properti dan jadikan sebagai passive income dengan menyewakan properti tersebut.

Kedua, kalau dari sisi lain, seperti kata sang senior, kita harus punya special skills tersendiri. Skills ini harus kita asah selama kita masih usia produktif. Sehingga pada saat pensiun nanti, kita sudah bisa langsung jalan. Misalnya anda suka jajan kuliner, bagaimana caranya supaya anda sendiri yang menghasilkan uang dari kuliner kesukaan anda tersebut?

Anyway, yuk siapkan pensiun kita…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s