KASUS SI DUL

pic source: news.liputan6.com

pic source: news.liputan6.com

Awal minggu ini media heboh dengan berita kecelakaan, yang bikin heboh karena yang di duga menabrak adalah si Dul, anak bungsu Ahmad Dhani – salah seorang selebritis Indonesia. Si Dul yang baru berumur 13 tahun ini dengan sedan Lancer nya pada hari Minggu 8 September 2013 dini hari, masuk jalur berlawanan di Jagorawi, menghantam Grand Max dan Avanza, yang akhirnya menewaskan 6 orang dan 9 orang luka-luka.

Tulisan ini tidak untuk membahas si Dul, Ahmad Dhani atau perceraiannya dengan Maia, tapi dari sisi perlindungan asuransi kendaraan bermotor (motor vehicle insurance). Anda sebagai pemilik mobil melindungi mobil anda dari risiko-risiko yang mungkin terjadi dengan membeli asuransi kendaraan bermotor. Bila anda baca klausula dalam Polis Asuransi Kendaraan Bermotor, maka ada klausula untuk Risiko Yang Dijamin, bahwa perusahaan asuransi akan menanggung kerugian pada pihak ketiga, meliputi:

  • Kerusakan atas harta benda
  • cedera badan atau kematian

Bersamaan dalam polis itu, juga ada klasula untuk Risiko Yang Tidak Dijamin, artinya perusahaan asuransi tidak mau memberikan ganti rugi, bila terjadi kondisi-kondisi tertentu, umumnya ada beberapa kondisi, salah satunya:

  • kendaraan bermotor tersebut dikemudikan oleh seseorang yang pada saat terjadinya kecelakaan tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) yang sah atau yang oleh seseorang yang berada di bawah pengaruh minuman keras atau sesuatu bahan lain yang memabukkan.

Dalam kasus si Dul ini, perusahaan asuransi tidak akan mau mengganti kerusakan mobil Lancer atau cedera badannya si Dul, apalagi sampai menanggung mobil Grand Max dan Avanza yang rusak plus menanggung pula biaya kematian 6 orang maupun 9 orang yang luka-luka tersebut, dikarenakan si pengemudi tidak punya SIM yang sah.

Lesson learnt dari kasus ini, untuk kepentingan anda dan keluarga anda, periksalah kembali polis asuransi kendaraan bermotor anda, apa saja klasula Risiko Yang Dijamin dan Risiko Yang Tidak Dijamin, perbaharui selalu identitas anda seperti SIM supaya tidak expired, atau ingatkan supir anda untuk itu. Karena jangan sampai karena hal sepele, anda kehilangan hak anda untuk klaim, padahal kewajiban bayar premi sudah anda laksanakan.

Catch me: @rizalplanner

Email me: rizal.planner@gmail.com