YUK .., UKUR DIRI SENDIRI

source: xylem70.blogspot.com

source: xylem70.blogspot.com

Sebagai financial planner alias perencana keuangan, hal yang sering kami tanyakan kepada klien terkait dengan investasi adalah profil risiko dari klien. Maksudnya apa? Maksudnya: setiap orang punya sikap berbeda terhadap risiko. ada yang punya toleransi tinggi kalau kemungkinan hilangnya uang gede, ada juga yang toleransinya tipis, alias gak kuat kalau harus nanggung rugi. Nyari uangnya aja susah, apalagi ini sampai hilang.

Profil risiko seperti ini penting untuk menentukan alokasi aset yang akan di investasikan. Banyak faktor yang menjadi penentu profil seseorang, seperti usia, pengalaman investasi, toleransi risiko, tujuan investasi, serta jangka waktu.

Alat ukur pertama adalah usia: semakin muda seseorang, makin panjang jangka waktu yang ia punya untuk investasi jangka panjang dan kerugian jangka pendek yang dapat di toleransi, sebaliknya makin tua seseorang, maka makin sempit jangka waktu yang ia punya untuk berinvestasi pada high risk investment seperti saham, derivatif. Ini saya temui di lapangan, ada seorang bapak yang sudah pensiun ingin menginvestasikan hampir 60% dari dana pensiunnya untuk bermain saham. I am strongly advise not to, karena usia beliau yang sudah tidak muda lagi, selain itu jantungnya juga ga kuat kalau tiba-tiba uang pensiunnya loss 20% dalam sehari. Itu namanya judi kata bang haji.

Berikutnya yang perlu di ukur adalah, apakah kita sudah berpengalaman berinvestasi di pasar keuangan? Bagaimana anda di mendeskripsikan diri anda dalam investasi dan pengetahuan di pasar keuangan? Coba pilih yang berikut ini:

  • Baru mulai investasi sejak tahun lalu
  • Mengerti dasar-dasar investasi
  • Sudah berinvestasi selama beberapa tahun dan cukup percaya diri atas investasi yang dilakukan
  • Pengetahuan saya mengenai investasi sudah di atas rata-rata.

Toleransi risiko merupakan hal berikut yang perlu di ukur, penting untuk menentukan strategi investasi yang tepat, apakah anda bisa menerima jika kehilangan nilai investasi untuk jangka waktu tertentu demi untuk mendapatkan gain di masa yang lebih panjang? Berapa besar prosentase uang yang anda alokasikan pada instrumen berisiko tinggi? Misalnya, pada tahun 1998, terjadi krisis ekonomi di Indonesia yang menyebabkan harga saham jatuh lebih dari 20% , jika anda punya saham-saham yang jatuh tersebut, apa yang anda lakukan?

  • Jual semua saham (conservative)
  • Jual sebagian dari saham yang ada (moderate)
  • Simpan dan tidak menjual apapun (growth)
  • Beli lagi (dynamic)

Selanjutnya yang perlu diukur adalah: apa tujuan investasi anda? Apakah jangka panjang seperti untuk dana pensiun kita, atau untuk kuliah anak? maka saham, reksadana saham, properti merupakan instrumen investasi yang cocok, atau jika tujuannya hanya jangka pendek, seperti untuk beli motor, DP mobil, untuk berlibur, maka reksadana pasar uang, pendapatan tetap, bisa jadi merupakan pilihan investasi yang cocok.

Yang terakhir adalah time horizon, maksudnya berapa lama anda proyeksikan untuk menarik sebagian atau keseluruhan dana investasi anda?

  • Kurang dari 1 tahun (jangka sangat pendek)
  • Kurang dari 2 tahun (jangka pendek)
  • 2 sampai 5 tahun (jangka pendek menengah)
  • 6-10 tahun (jangka menengah ke panjang)
  • > 10 tahun (jangka panjang)

Maka, dari keseluruhan faktor di atas, profil risiko anda bisa di golongkan sebagai berikut:

Profil Risiko Investment  style
Conservative investor Anda adalah investor konservatif, dengan jangka waktu investasi sangat pendek atau pendek. Lebih mengutamakan menjaga kapital tapi anda juga menyadari bahwa investasi juga dibutuhkan agar lebih besar dari inflasi. Untuk pertumbuhan, anda menerima sedikit volatilitas, dimana investasi sesekali lebih rendah dari tingkat suku bunga bank.
Moderate investor Anda memiliki jangka waktu menengah sampai panjang untuk investasi anda. Anda menginginkan investasi anda bisa mengalahkan infasi, tapi anda tidak siap mengalami fluktuasi yang signifikan terhadap hasil investasi untuk mencapai tujuan.
Balanced investor Anda adalah investor jangka panjang yang menginginkan keseimbangan portfolio investasi. Anda bersedia menerima risiko yang sudah diperhitungkan untuk mencapai pertumbuhan kapital yang lebih maksimal. Anda sudah mempertimbangkan fluktuasi yang bisa terjadi dari waktu ke waktu.
Growth investor Anda adalah investor jangka panjang yang menginginkan hasil investasi yang lebih maksimal dan bersedia menerima volatilitas yang lebih tinggi dan risiko yang moderat. Perhatian utama adalah untuk mengakumulasi aset untuk jangka menengah sampai panjang. Anda mengingkan portfolio yang seimbang tetapi dengan elemen yang lebih agresif di dalamnya.
Dynamic investor Anda termasuk investor yang menginginkan pertumbuhan yang tinggi yang bersedia berkompromi untuk mencapai potensi pengembalian jangka panjang yang lebih besar. Keamanan modal adalah hal kedua dibandingkan dengan adanya potensi akumulasi kekayaan dalam jangka panjang.

 So, which one are you?

 

Catch me: @rizalplanner

Contact me: rizal.planner@gmail.com

MENGAPA DEPOSITO TIDAK DIREKOMENDASIKAN SEBAGAI INVESTASI?

source: depositoberjangka,com

source: depositoberjangka,com

Jika ada kelebihan rejeki, bonus, uang nomplok atau atau apapun itu namanya, tentu kita ingin mengoptimalkan uang kita. Jika tujuan kita untuk berinvestasi, maka produk perbankan yang namanya deposito, bukan merupakan pilihan yang tepat. Kenapa?

Datanya seperti ini: tingkat suku bunga deposito berjangka 1 bulan: 4,50%, 3 bulan: 3,50%, 6 bulan: 3,75% dan 12 bulan: 3,75% (sumber: Bisnis Indonesia per 23 Mei 2013 untuk salah satu bank), proyeksi inflasi 2013 sebesar 5,40%. Jika kita depositokan uang kita selama 12 bulan, maka uang kita akan tumbuh minus 2,4% (catatan: bunga deposito terkena pajak final 20%, sehingga nett bunga deposito 12 bulan jadi 3% saja). ini artinya tingkat inflasi jauuuh lebih tinggi daripada tingkat bunga deposito, nilai uang kita tergerus! Inilah sebabnya mengapa deposito tidak direkomendasikan sebagai instrumen investasi.  

Ilustrasi sederhananya seperti ini, jika anda depositokan Rp. 10.000.000 saat ini, maka nilai uang anda sama dengan Rp. 9,76 juta setelah 12 bulan di taruh di deposito bank, artinya nilai uang anda berkurang Rp.237 ribu, meskipun secara nominal uang anda bertambah karena mendapatkan bunga bank.

Inflasi inilah musuh utama kita yang tidak kelihatan, waspadalah waspadalah..

Oleh karena itu, sebagai financial planner, saya sarankan pilihlah instrumen investasi yang memberikan return yang lebih tinggi daripada inflasi.

Catch me: @rizalplanner

Email me: rizal.planner@gmail.com

RAHASIA CARA PIKIR ORANG KAYA

source:simpledollar.com

source:simpledollar.com

Ada 1 lembaga penelitian sekuler di USA yg meneliti tentang orang-orang  bahagia. Karena ini lembaga sekuler, ukuran bahagia pertama adalah banyaknya uang, maka lembaga tersebut mensurvey orang-orang kaya (milyuner) dengan sample awal sebanyak lebih dari 200 ribu orang milyuner. Dari 200 ribu itu disaring kadar bahagia-nya berdasarkan berbagai parameter termasuk keluarga tersebut. Hasil saringan terakhir ada sekitar 200 orang yang dianggap sangat bahagia, karena selain kaya, bisnisnya luar biasa, menikmati hidup, keluarganya beres.

 Hasil survey tersebut ditulis dalam buku karangan Thomas Stanley berjudul “The Millionaire Mind”.

Orang-orang kaya tersebut rata-rata sudah berumur, mereka adalah orang kaya dalam 1 generasi, artinya bukan kaya warisan, tapi kaya dengan modal zero, alias kerja sendiri. Kemudian orang-orang ini diwawancara satu per satu secara detail, dan di-summary-kan gaya hidup orang-orang tersebut, berikut 10 gaya hidup:

1. Orang-orang tersebut FRUGAL = HEMAT
 Artinya: Mereka penuh pertimbangan dalam memanfaatkan uang mereka. Untuk  beli sesuatu, pikir-pikir dulu sekitar 20 kali, tipe orang yang tanya sama Tuhan tentang segala sesuatu pengeluaran. Mereka tidak diperbudak mode, meskipun tidak kuno, tapi modis. Mereka tahu dimana beli barang bagus tapi murah.

2. Orang-orang tersebut selalu hidup di bawah income mereka, tidak hidup gali lobang tutup lobang alias anti utang.

3. Sangat loyal terhadap pasangan – tidak cerai dan setia!

4. Selalu lolos dari prahara baik dalam keluarga/bisnis (di USA sering resesi ekonomi, mereka selalu lolos).
 Setelah ditanya apa kunci lolosnya, jawabannya: “Overcoming worry and fear with The Bible and pray,with faith to God. We have God and His word

5. Cara berpikir mereka berbeda dalam segala segi dengan orang-orang kebanyakan
Ccontoh: Kita kalau ke mall, mikir abisin duit, mereka malah survey mencari bisnis apa yang paling laku di mall. They think differently from the crowd. Mereka “man of production” bukan “man of consumption

6. Ketika ditanya kunci suksesnya;
 a. Punya integritas = omongan dan janji bisa dipegang dan dipercaya.
 b. Disiplin = tidak mudah dipengaruhi, dalam segala hal, termasuk disiplin dalam hal makanan,  mereka orang yang   tidak sembarangan konsumsi makanan. Tidak serakah.
 c. Selalu mengembangkan social skill = cara bergaul, belajar getting along with people, belajar leadership, menjual ide, mereka orang yang meng-upgrade dirinya, tidak malas belajar.
 d. Punya pasangan yg support, selalu mendukung dalam keadaan enak/tidak enak. Menurut mereka, integrity dimulai di rumah, kalau seorang suami/istri tidak bisa dipercaya di rumah, pasti tidak bisa dipercaya diluar.

 7. Pembagian waktu/aktivitas, paling banyak untuk hal-hal berikut:
 a. Mengajak anak dan cucu olahraga, alasannya: dengan olahraga bisa meningkatkan fighting spirit yang penting untuk pertandingan rohani untuk menang sebagai orang beriman, untuk bisa sportif (menerima kenyataan, tetapi dengan semangat untuk memperbaiki dan menang).
 b. Banyak memikirkan tentang investment.
 c. Banyak waktu berdoa, mencari hadirat Allah, belajar Firman. Ini menjadi lifestyle mereka sejak muda.
 d. Attending religious activities.
 e. Sosializing with children and grand child, ngobrol.
 f. Entertaining with friends, maksudnya bergaul, membina hubungan.
 

8. Have a strong religious faith, dan menurut mereka ini kunci sukses mereka.

 9. Religious millionaire
 Mereka tidak pernah memaksakan suatu jumlah aset sama Tuhan, tapi mereka belajar mendengarkan suara Tuhan, berapa jumlah aset yang Tuhan inginkan buat mereka. Minta guidance untuk bisnis. Mereka bukan type menelan semua tawaran bisnis yang disodorkan kepada mereka, tapi tanya Tuhan dulu untuk mengambil keputusan.

 10. Ketika ditanya tentang siapa mentor mereka, jawabannya adalah  TUHAN.

catch me: @rizalplanner

contact : rizal.planner@gmail.com

MAYDAY MAYDAY…

source:tomlohre.com

source:tomlohre.com

Tulisan ini bukan untuk memperingati hari buruh 1 Mei, tapi lebih sebagai ungkapan darurat seperti halnya seorang pilot pesawat tempur yang ditembak jatuh lawannya “mayday mayday I am going down” kata si pilot. Ceritanya begini, salah seorang sahabat saya resign dari pekerjaannya karena satu dan lain hal, dan sampai sekarang belum mendapatkan pekerjaan yang cocok, dan usaha cari kerja sana sini sudah berjalan lebih dari 6 bulan, tapi belum gol juga. Sahabat saya yang lain juga memutuskan untuk usaha sendiri dan meninggalkan pekerjaannya yang sudah mapan. Setelah setahun lebih usaha sendirinya belum juga berkembang, malah harus menjual aset nya dan kembali harus mencari pekerjaan yang memberikan penghasilan tetap. Karena ternyata hasil wirausahanya belum memberikan hasil seperti yang diharapkan.

Sebelumnya saya pernah menulis di blog saya, bahwa betapa pentingnya dana darurat. Dana darurat ini adalah dana yang kita siapkan apabila terjadi kejadian darurat contohnya seperti kejadian pada dua sahabat saya di atas. Bahwa resign dari kantor itu adalah pilihan mereka, tapi kewajiban mereka sebagai pilot untuk memberi makan dan pendidikan pada keluarga itu adalah sesuatu yang ga bisa di tawar.  Emangnya mau di kasih indomie terus anak-anak?

Sebagai financial planner alias perencana keuangan, merencanakan perubahan stage dalam kehidupan memerlukan satu perencanaan sendiri, bahwa kita mau menjadi entrepreneur alias wirausaha merupakan stage baru dari sebelumnya karyawan menjadi bos diri sendiri. Tapi di balik itu, kita juga harus mengantisipasi hal-hal yang mungkin kurang berjalan sesuai rencana kita. Contohnya mencari pekerjaan baru, cari customer baru dan memperluas pasar usaha kita yang ternyata tidak mudah, sementara kita tetap harus mengeluarkan uang untuk makan sehari-hari, biaya sekolah anak-anak, transportasi, listrik, air dan kebutuhan hidup lainnya. Bahwa menjadi bos sendiri emang enak, tapi dalam case ini, hasilnya belum seperti yang diharapkan.

Tulisan ini tidak akan membahas mengenai motivasi menjadi wirausaha atau pilihan keluar dari comfort zone tersebut, tapi lebih pada sisi perencanaan keuangan keluarga, yaitu pentingnya dana darurat. Bila kita tidak punya dana darurat, bisa jadi kita malah menjual aset-aset kita untuk membiayai kebutuhan hidup kita. Artinya aset yang tadinya kita kumpulkan susah payah akan hilang demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Apalagi kalau sudah BU alias butuh uang, berapapun aset di tawar, OK saja, asal cepat jadi fulus. Ini sudah tanda-tanda kebangkrutan, “Mayday mayday …..

Oleh karena itu, kita perlu menyisihkan pengeluarkan kita secara rutin untuk membentuk dana darurat ini, pilih instrumen yang sifatnya likuid, sehingga mudah di cairkan sewaktu-waktu. Dan kebutuhan dana darurat ini berkisar 9-12 kali pengeluaran bulanan. Diharapkan dalam jangka waktu maksimal 12 bulan kita bisa kembali “sehat”. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan, tapi kita bisa merencanakan savings kita untuk mengantisipasi hal-hal darurat tersebut.

So guys, start building your emergency fund soonest.

Catch me: @rizalplanner

Contact: rizal.planner@gmail.com

MENGAPA BELI EMAS SECARA MENCICIL TIDAK DI REKOMENDASIKAN?

gold

Saat ini emas dalam trend bearish market, meskipun sempat rebound tapi kemudian turun lagi, harga terakhir emas batangan LM Antam Rp. 493.500/ gram untuk harga 100 gram (sumber: logammulia.com, 1 Mei 2013). Banyak orang yang beli emas hari-hari terakhir ini, memanfaatkan momentum bearish ini. Pegadaian dan beberapa bank syariah menawarkan pembelian emas secara cicilan, dimana kita bisa membeli emas dengan harga hari ini plus tambahan perhitungan bunga dan jasa penyimpanan dengan cara mencicil selama 1, 3, 6, 12, 18, 24 dan 36 bulan. Dalam tulisan ini contoh yang di ambil adalah dari Pegadaian untuk memudahkan perhitungan.

Sebagai contoh, misalnya kita membeli 100 gram LM Antam dengan harga dasar Rp. 49.350.000, tapi karena Pegadaian menerapkan margin baik beli nyicil maupun beli cash, maka harga beli cash LM Antam tambah 3% dari harga dasar, sehingga harga yang dibayarkan menjadi Rp. 50.830.500 (lihat tabel di bawah). Artinya meskipun kita beli cash, kita ga bisa dapat harga dasar LM Antam seperti yang ada di websitenya, karena ada margin untuk Pegadaian.

Rabu , 1 Mei 2013  
. Unit Logam Mulia Harga Dasar *) Harga Cash Tempo 1 bulan Tempo 3 bulan Tempo 6 bulan
. Uang Muka Minimum Pelunasan Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan
. 5 gram 2.515.000 2.590.450 579.126 2.072.360 711.792 650.756 727.511 333.238
. 10 gram 4.980.000 5.129.400 1.092.832 4.103.520 1.355.527 1.288.575 1.386.652 659.850
. 25 gram 12.375.000 12.746.250 2.633.950 10.197.000 3.286.731 3.202.031 3.364.075 1.639.688
. 50 gram 24.700.000 25.441.000 5.202.480 20.352.800 6.505.405 6.391.125 6.659.780 3.272.750
. 100 gram 49.350.000 50.830.500 10.339.540 40.664.400 12.942.753 12.769.313 13.251.190 6.538.875
. 250 gram 123.250.000 126.947.500 25.744.300 101.558.000 32.245.738 31.890.938 33.016.050 16.330.625
. 1000 gram 492.000.000 506.760.000 102.597.800 405.408.000 128.550.800 127.305.000 131.625.800 65.190.000
.                  
. Unit Logam Mulia Tempo 12 bulan   Tempo 18 bulan Tempo 24 bulan Tempo 36 bulan
. Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan
. 5 gram 906.076 164.313 1.099.731 107.167 1.308.476 77.965 1.600.216 52.256
. 10 gram 1.740.232 325.360 2.123.692 212.203 2.537.032 154.380 3.114.712 103.473
. 25 gram 4.242.700 808.500 5.195.575 527.313 6.222.700 383.625 7.658.200 257.125
. 50 gram 8.413.480 1.613.733 10.315.380 1.052.494 12.365.480 765.700 15.230.680 513.211
. 100 gram 16.755.040 3.224.200 20.554.990 2.102.858 24.651.040 1.529.850 30.375.640 1.025.383
. 250 gram 41.766.800 8.052.333 51.257.050 5.251.819 61.486.800 3.820.750 75.783.800 2.560.861
. 1000 gram 166.557.800 32.144.000 204.441.800 20.964.667 245.277.800 15.252.000 302.349.800 10.222.667
.                  
. *)Harga dasar berubah setiap waktu, informasi harga dasar dapat juga diperoleh di http://logammulia.com/gold-bar-id.php, sumber: http://kredit-emas.blogspot.com/p/tabel-kredit-emas.html

 Kalau kita beli nyicil, maka uang muka minimum yang harus di bayar Rp. 16.755.040, dan cicilan selama 12 bulan Rp. 3.224.200/ bulan. jika kita hitung, maka total harga yang dibayar sampai lunas Rp. 55.445.440, yang artinya Pegadaian mengenakan bunga 12,4%  setahun atau kurang lebih 1% sebulan kepada kita selaku pembeli. Jika kita lihat kinerja emas selama tahun 2012 lalu, kenaikannya hanya 7,51%, artinya jika selama 1 tahun ke depan kenaikan harga emas tetap 7,51% sejak kita beli hari ini, maka emas yang kita pegang return nya negative (- 4,89%.), kalau dihitung value dari 100 gram emas kita tsb menjadi hanya Rp. 52.734.158 pada saat lunas 12 bulan kemudian, rugi Rp. 2.711.282. Inilah alasannya mengapa membeli emas fisik itu tidak direkomendasikan dengan cara mencicil.

Meskipun data kinerja emas menunjukkan bahwa di tahun 2011 return dari emas 17%, dan di tahun 2010 sebesar 24,9%, tapi tidak ada jaminan bahwa dalam jangka pendek harga emas akan terus naik. Karena jika tujuan kita beli emas untuk dijual lagi setelah lunas, maka bisa jadi malah buntung padahal maunya untung.

Oleh karena itu jika kita membeli emas, belilah secara tunai, jika kita hanya mampu hanya 100 gram, tidak usah dipaksakan untuk mencicil 1000 gram, sesuaikan dengan kemampuan kita.   

Sebagai catatan, sebagai instrumen hedging (lindung nilai), emas merupakan salah satu yang di rekomendasikan.

Catch me: @rizalplanner

Email: rizal.planner@gmail.com