TIPS MENGHADAPI KENAIKAN BBM

source: bantenpos-online.com

source: bantenpos-online.com

Akhir-akhir ini topik hangat yang jadi pembicaraan adalah seputar rencana kenaikan harga BBM, dengan dua harga, satu untuk motor dan angkutan umum, satu lagi untuk mobil. Untuk motor asumsinya tetap Rp 4500 dan untuk mobil Rp. 6500 – Rp. 7000 (ini masih asumsi yaa, sampai tulisan ini dibuat, belum ada kepastian berapa harganya). Ini adalah sesuatu yang di luar kendali kita dan tidak bisa kita lawan, mau ga mau mobil kita tetap butuh bensin. Tapi jgn kuatir, ini bisa kita siasati.

Apa yang mesti kita perbuat? Sementara harga-harga juga sudah mulai ikut-ikutan naik?

Pertama, kita susun ulang kembali anggaran (budget) kita. Kalau sebelumnya kita punya anggaran transportasi misalnya Rp. 1 juta, anggaran hiburan seperti nonton, hang out Rp. 1 juta, maka dengan kenaikan max. 55% seperti itu maka kita realokasikan sebagian anggaran hiburan tsb ke transportasi. Sehingga anggaran baru untuk hiburan dan hang out masih tetap ada, tapi jumlahnya hanya 45% dari awal, yaitu sebesar Rp. 450 ribu, sementara anggaran transport karena kita butuh untuk aktivitas kita, tetap mendapatkan jumlah liter yang sama meskipun secara nominal naik menjadi Rp. 1,55 juta.

Cara kedua adalah dengan mengubah life style, ini mungkin yang agak sulit, karena jika kita sudah terbiasa, maka menghilangkan ketergantungan tersebut rasanya susah. Misalnya yang tadinya naik mobil, beralih naik motor atau naik kendaraan umum. Selain ongkos dan waktu yang jadi pertimbangan, juga kenyamanan yang selama ini sudah jadi standar kita sepertinya hilang. Kalkulasi kembali, berapa biaya yang anda keluarkan jika naik motor/kendaraan umum dengan naik mobil serta.

Cara ketiga, dengan mencari penghasilan lain, nah, kalau yang ini tergantung dari kreativitas kita. Misalnya kita punya halaman rumah yang kosong, bisakah di buatkan budidaya ikan? Atau mulai menanam anggrek? Atau dengan kecanggihan teknologi sekarang: jualan barang on line, barang-barang yang sepertinya remeh temeh, bisa anda package-kan dan di jual melalui media sosial. Jasa pengiriman pun sudah banyak yang bisa membantu.

Hal lain yang tidak bisa kita kurangi adalah kewajiban kita, ya hutang, cicilan rumah, cicilan mobil, semua itu mau ga mau alokasi anggarannya tetap harus ada, karena kalau tidak kita bayarkan maka risiko nya ada di kita, kalau sudah macet, kita tidak bisa bayar cicilan, maka rumah kita bisa di sita, mobil kita bisa di sita, dan lebih parahnya, nama kita pun masuk daftar hitam Bank Indonesia (BI), sehingga jika kelak kemudian hari kita mau pinjam uang lagi, sulit rasanya untuk dapat fasilitas kredit dari bank manapun di Indonesia.

Untuk itu, sebagai financial planner, saya sarankan agar kita memprioritaskan apa yang menjadi kebutuhan kita, sehingga tujuan keuangan kita tercapai.

Catch me: @rizalplanner

Email: rizal.planner@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s