WARIS

warisan

Hari Minggu lalu, 3 Maret 2013 merupakan hari yang kelam buat saya sekeluarga, karena kehilangan neneknda tercinta untuk selama-lamanya. Almarhumah sangat dekat dan care sekali pada semua orang, apalagi sama cucu-cucunya, salah satunya saya. Hubungan batin yang sangat kuat, membuat saya sulit menghadapi kenyataan ini, sampai kering rasanya air mata ini. Tapi kematian adalah hal yang pasti dan merupakan rahasia Tuhan, kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput kita.

Sebagaimana layaknya orang yang meninggal, bisa jadi mewariskan harta maupun hutang. Di Indonesia terdapat 3 hukum pewarisan yang berlaku yaitu Hukum Waris Islam (yang berlaku untuk Warga Negara Indonesia yang beragama Islam), Kitab Undang-undang Hukum Perdata (yang berlaku untuk Warga Negara Indonesia yang beragama selain Islam) dan Hukum Adat (yang berlaku untuk Warga Negara Indonesia yang beragama selain Islam). Sebagai financial planner alias perencana keuangan, sharing tulisan kali ini saya batasi pada ahli waris dan cara mewaris berdasarkan Hukum Islam karena hubungan perkawinan dan hubungan darah.

Berikut adalah perincian besarnya bagian-bagian ahli waris berdasarkan Kompilasi Hukum Islam:

  1. Anak perempuan, ½ bagian bila seorang, 2/3 bila 2 orang atau lebih anak perempuan dan apabila bersama anak laki-laki, maka bagian anak laki-laki adalah dua berbanding satu dengan anak perempuan. Dalam case nenek saya, anak-anaknya yang masih hidup adalah 2 perempuan dan 1 anak laki-laki, maka pembagiannya 2: 1 untuk laki-laki dan perempuan.
  2. Ayah, bila mempunyai anak, maka entitle mendapat seperenam bagian. Dalam case ini, karena ayah dari nenek saya sudah tidak ada, maka tidak ada yang dibagi.
  3. Ibu, bila ada anak atau dua saudara atau lebih, maka entitle seperenam bagian, dalam case ini, karena ibunda dari nenek juga sudah almarhumah, maka tidak ada yang dibagi.
  4. Duda, dalam hal ini suami dari nenek saya, kakek saya entitle mendapat ¼ bagian karena ada anak, tapi dalam case ini karena kakek saya sudah tidak ada, maka tidak ada yang dibagi.
  5. Saudara seibu, bila meninggal tanpa ada anak dan ayah, maka saudara seibu mendapakan 1/6 bagian, tapi bila saudara seibu dua atau lebih, maka saudara-saudara itu bersama-sama mendapat 2/3 bagian. Dalam case ini, saudara seibu dari nenek saya tidak ada.
  6. Saudara seayah, bila meninggal tanpa ada anak dan ayah, maka saudara seayah bila lebih dari 2 orang, maka saudara laki-laki entitle 2 berbanding 1 dibanding saudara perempuan. Dalam case ini, saudara seayah sudah tidak ada lagi yang hidup.
  7. Anak angkat dan orang tua angkat, dapat saling mewaris maksimum 1/3, dalam case ini karena nenek saya tidak punya anak angkat dan orang tua angkat, maka tidak ada yang diwariskan.
  8. Cucu, menggantikan kedudukan orangtuanya yang berhak mewaris, dalam case ini karena anak-anak dari nenek saya masih ada, maka saya sebagai cucunya tidak berhak mewaris.

Dalam case ini, misalnya harta warisan nenek saya Rp. 1 Milyar, biaya pengurusan jenazah Rp. 30 juta, biaya rumah sakit Rp. 60 juta, hutang Rp. 10 juta maka sisa harga warisannya adalah Rp. 900 juta. Ahli warisnya 2 orang anak perempuan dan 1 laki-laki.

Ahli waris Bagian Perhitungan Total
2 anak perempuan 2/4 2/4 x 900 juta 450 juta
1 anak laki-laki 2/4 2/4 x 900 juta 450 juta

 

 

1 anak laki-laki + 2 anak perempuan = 4 anak perempuan

= 900 juta / 4 = Rp. 225 juta

1 anak laki-laki mendapat 450 juta, dua anak perempuan masing-masing entitle Rp. 225 juta.

So guys, buatlah family tree anda masing-masing, biar tahu siapa saja lingkaran dalam keluarga kita.

In memoriam to my beloved Grandma Sapiah binti Muhammad Ridwan.

Catch me: @ rizalplanner

Contact me: rizal.planner@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s