PAKTA INTEGRITAS

Pakta Integritas

 

Hiruk pikuk politik di negeri ini sepertinya tidak akan ada habisnya, padahal saat ini masih awal tahun 2013, sedangkan pemilu tahun 2014, masih ada waktu 1 tahun lebih, tapi sudah heboh, mulai dari skandal sapi, sampai yang terakhir turunnya elektabilitas satu partai.

Kasus-kasus yang menimpa kader salah satu partai penguasa saat ini di Indonesia membuat sang pemimpin turun tangan dan menginstruksikan untuk membuat pakta integritas. Pakta integritas partai ini antara lain berisi komitmen kader partai untuk “menyejahterakan masyarakat”, menjaga nama baik partai, bertindak adil dalam menjalankan tugas, meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin, patuh dan taat kepada konstitusi dan semua peraturan yang berlaku serta menaati kode etik partai. Saya tidak perlu menyebut nama partainya, semua sudah tahu yang dimaksud. Yang menurut saya semua itu hanya politik pencitraan saja.

 

Dari perpektif keuangan keluarga, pakta integritas juga penting, bahwa kita punya komitmen untuk mensejahterakan keluarga kita dengan penuh tanggung jawab dan terencana.  Ada 5 poin penting yang mesti masuk dalam ‘pakta integritas’ perencanaan keuangan keluarga antara lain:

  1. Dana darurat, alokasi dana ini penting untuk mengantisipasi kejadian-kejadian darurat yang tidak terduga dalam keluarga kita, misalnya sang pencari nafkah kehilangan pekerjaan akibat PHK dan butuh waktu sampai mendapatkan pekerjaan kembali.
  2. Dana pendidikan anak-anak, anak-anak kita merupakan tanggung jawab kita, dana pendidikan mereka harus di persiapkan sejak dini, persiapan dana pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMU sampai Perguruan Tinggi dapat dilakukan dengan berbagai cara, bisa menabung, membeli asuransi, atau berinvestasi secara rutin.
  3. Dana perlindungan, bila terjadi sesuatu dengan pencari nafkah, maka keluarga kita sudah mendapatkan perlindungan, ini bisa kita peroleh melalui asuransi. Belilah perlindungan asuransi jiwa sesuai kebutuhan proteksi, ingat kebutuhan proteksi saja, jangan mencampurkan dengan lainnya seperti investasi atau tabungan.
  4. Dana rumah tinggal, harga properti terus naik setiap hari, kebutuhan akan tempat tinggal sangat tinggi sementara supply properti masih jauh di bawah demand. Dana ini kita gunakan sebagai down payment dari rumah tinggal yang akan kita beli, syukur-syukur kalau dananya lebih dari cukup sehingga bisa beli tunai. Dana ini bisa kita dapat dari tabungan kita dan investasi kita setiap bulannya.
  5. Dana pensiun, apakah anda sudah melihat bagaimana orang tua anda dalam masa pensiun? Apakah cukup dana bulanannya? Apakah anda sudah terbayangkan bila anda pensiun seperti apa? Inilah pentingnya mengapa kita perlu memikirkan dana pensiun kita sejak dini, baik dari pendapatan aktif dimana kita masih harus bekerja maupun pendapatan pasif seperti pendapatan dari kos-kosan, menyewakan apartemen ataupun pendapatan pasif lainnya.

 Untuk ‘pakta integritas’ kesejahteraan keluarga merupakan komitmen kita kepada keluarga kita tercinta dan bukan sekedar dagelan pencitraan politik belaka.

 Conclusion: Let’s plan for a better future for our beloved family.

 Catch me: @rizalplanner

Contact: rizal.planner@gmail.com

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s